
Setiap pengukuran berpotensi menimbulkan ketidakpastian. Ketidakpastian besar menggambarkan apabila pengukuran itu kurang baik. Usahakan untuk melakukan pengukuran dengan kemampuan terbaik sehingga dapat menekan segala faktor yang mengakibatkan timbulnya koreksi besar.
Demikian pula dengan tindakan adjustment, tindakan ini di lakukan sebagai usaha untuk memperbaiki nilai yang melebihi dari batas akurasi dan toleransi alat ukur, setidaknya alat ukur yang dapat mengukur kapasitas dengan normal adalah suatu modal/asset besar industri yang menjadikan taraf utama parameter untuk mengetahui sistem fluktuatif suatu produksi.
Pressure Gauge
Studi Kasus akibat mengesampingkan tindakan kalibrasi pressure gauge, Pressure gauge dapat di definisikan sebagai alat yang digunakan untuk mengukur tekanan fluida (gas atau liquid) dalam tabung tertutup. Dalam suatu proses produksi pemantauan nilai tekanan sangatlah penting untuk mengetahui seberapa besar lonjakan tekanan yang terdapat dalam tabung, dengan hal tersebut dapat di tarik sebuah argument bahwa overange dari pressure gauge berbanding lurus dengan human accident, maksudnya adalah apabila nilai dari suatu pressure gauge yang tidak presisi akan mengakibatkan kecelakaan kerja karena adanya ledakan atau pecahnya tabung/pipa,hal tersebut akan berdampak pada turunnya suatu produksi dan membuat kerugian yang cukup besar.
Cara mengetahui batas toleransi pada Pressure Gauge dapat di lihat dari kelas akurasi dari Pressure Gauge itu sendiri, contoh:
Pressure Gauge dengan Range 0 – 500 Psi, alat tersebut mempunyai kelas akurasi 1%, maka cara menghitung-nya :
= 1/100 x Range Maksimum Pressure Gauge
= 1/100 x 500 Psi
= 5 Psi
Jadi nilai toleransi pressure gauge tersebut adalah 500 ± 5 Psi, untuk batas bawah maksimal di 495 Psi dan batas atas maksimal di 505 Psi.
Maka dari itu kita harus turut serta membantu dan mengedukasi untuk perubahan pola pikir manajemen suatu industri tentang cara pandang mereka terhadap alat ukur, alat ukur dapat melakukan pengukuran secara normal pastinya menjamin dari segi kualitas produksi. Bagaimana cara mendapatkan hal itu semua? Iya…dengan cara melakukan pemantauan dan kalibrasi secara berkala pada setiap parameter yang mempunyai faktor lebih.
Salam,
Bagus Redytiawan

Add your comment